Sampah Di Nabire Memprihatinkan

19 Jul 2013 | Administrator | Berita Nabire

NABIRE - Jika anda sebagai warga kota Nabire yang lebih jeli dan teliti dengan kebersihan lingkungan di kota Nabire, bagaimana menurut anda dengan kondisi kebersihan lingkungan di kota Nabire saat ini ? Sebagian warga kota nabire cukup prihatin dengan kondisi ini. Masih teringat dalam benak kita motto Nabire dulu yaitu Nabire BerSeRI, BerSeRI sendiri adalah singkatan dari Bersih Sehat Rapi Indah. Namun Saat ini motto itu hanya sekedar motto belaka, bertolak belakang dengan kondisi lingkungan di kota Nabire, yang cukup memprihatinkan.

Tengok saja beberapa tempat di kota Nabire yang penuh dengan sampah dan sangat menganggu pemandangan dan menimbulkan bau tak sedap, baik itu di Tempat pembuangan sampah yang dibuat oleh Dinas Kebersihan maupun di lokasi lokasi yang dijadikan tempat pembuangan sampah liar oleh masyarakat.

Seperti contoh di jl frans kaisepo nabarua dekat dengan toko Malaysia, sampah dibiarkan berserakan di kiri kanan jalan, dan tidak dipedulikan baik oleh warga maupun pihak-pihak yang terkait dengan kebersihan kota Nabire.

Lokasi lain di kota Nabire yang berserakan sampah yaitu di jembatan pasar karang, kali samping SMA YPPK Adhi Luhur, jembatan samping gereja sion, dan tentunya di pasar yang merupakan tempat aktivitas jual beli warga kota Nabire diantaranya Pasar Oyehe, Pasar karang tumaritis, Pasar Kalibobo, Pasar Sore Siriwini. Di Pasar tersebut sampah yang ditumpuk di Tempat Pembuangan Sampah Pasar seperti ditelantarkan oleh pihak pihak yang harusnya bertanggung jawab akan kebersihan kota Nabire.

Hal ini harus mendapat perhatian serius oleh pihak pihak terkait, baik oleh Dinas Kebersihan kota Nabire sendiri, aparat pemerintah di tingkat kelurahan, RT/RW, bahkan oleh warga sendiri. Jika hal ini dibiarkan, tentu akan merugikan warga kota Nabire sendiri, dan warga yang bersentuhan langsung dengan lokasi lokasi tersebut diatas.

Mungkin saat ini kita masih menganggap hal itu adalah hal yang biasa, namun kita tidak tahu kedepannya hal itu akan menjadi hal yang membawa kerugian bagi kita sendiri warga kota Nabire. Ingat di beberapa kota di Indonesia, permasalahan sampah menjadi salah satu faktor penyebab banjir, penyakit, dan pencemaran lingkungan.

Oleh karena itu, lewat tulisan ini, semoga kita tergerak untuk memahami arti pentingnya kata BeRSeRI yang dulu pernah dicanangkan oleh mantan Bapak Bupati Nabire, Drs. AP Youw. Bukan sekedar memahami saja, tapi bertindak untuk menjaga kebersihan kota Nabire. Kalau bukan sekarang, kapan lagi, kalau bukan kita, Siapa lagi ?


sumber : www.nabire.net